Bea Cukai Kediri Amankan 7 Drum Alkohol Murni Tanpa Izin

Kediri – Rabu (8/11/2017) Bea Cukai Kediri melakukan penindakan terhadap sebuah toko yang menjual Etil Alkohol (etanol/alkohol murni) tanpa memiliki izin yang berada di Jl. Hos Cokroaminoto, Desa Singonegaran, Kecamatan Pesanteren, Kediri. Toko tersebut milik seorang pria berinisial BE yang diduga menjual etil alkohol tersebut. Dari lokasi penindakan petugas Bea Cukai Kediri mengamankan barang bukti 7 drum Etil Alkohol (alkohol murni). Barang bukti sebanyak 1.400 liter alkohol murni tersebut kemudian diamankan dengan dilakukan penyegelan oleh petugas ke Kantor Bea Cukai Kediri.  

Kepala Kantor Bea Cukai Kediri, Suryana menerangkan penindakan tersebut berdasarkan informasi masyarakat. “(Penindakan berdasarkan) dari informasi masyrakat yang diterima unit Intelijen, kemudian ditindaklanjuti dengan operasi penindakan yang dilakukan oleh unit Penindakan Bea Cukai Kediri”, ujar Suryana. Dari keterangan pelaku, ia membeli Etil Alkohol tersebut dari supplier yang berada di luar Kota Kediri.

 “Pelaku telah melanggar pasal 14 Undang-undang tentang Cukai, dimana setiap penjual barang kena cukai berupa etil alkohol atau alkohol murni wajib memiliki izin (NPPBKC)” tambah Suryana.

Sesuai dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 pasal 14, disebutkan bahwa setiap orang yang menjalankan kegiatan usaha sebagai penyalur dan penjual eceran barang kena cukai berupa etil alkohol wajib memiliki izin berupa NPPBKC.

Saat ini kasus pelanggaran tesebut sedang dalam proses penelitian penyidik.

“Bea Cukai Kediri tetap fokus dalam melaksanakan tugas pengawasan demi melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal serta mengoptimalkan dan mengamankan penerimaan negara”  pungkas Suryana.