Bea Cukai Medan Edukasi 3000 Siswa Calon Mahasiswa Perguruan Tinggi

Medan - Di tengah-tengah maraknya peredaran narkoba di Kalangan Generasi Muda khususnya pada Provinsi Sumatera Utara, Bea Cukai Medan menugaskan Tim Penyuluhan beserta Tim Penindakan dan Pengawasan untuk mengedukasi 3000 Siswa SMA Kelas 3 Se-sumatera Utara di Pardede Hall, Medan pada hari Kamis (20/04/2017).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Acara yang bertajuk Customs Goes to High School ini dilaksanakan dengan pendekatan persuasif. Eka Mustika Galih, Kepala Seksi Pengawasan dan Penyidikan Bea Cukai Medan menegaskan bahwa ia ingin memastikan tersedianya generasi muda berkualitas yang bebas dari narkoba di masa depan. Sudah merupakan tugas Bea dan Cukai untuk mengawal masuknya barang-barang ilegal yang dapat merusak moral dan kesehatan bangsa, Sonny Surachman Ramli, Kepala Kantor Bea Cukai Medan memaparkan bahwa ia ingin melakukan pemberantasan Narkoba tidak hanya dengan cara represif, tapi juga preventif. Momen ini digunakan dengan baik oleh Bea Cukai Medan untuk menerangkan bahaya narkoba dan menginspirasi Generasi Muda agar terhindar dari konsumsinya.

Berbagai materi disampaikan secara menarik. Mulai dari penempatan Intelijen Bea dan Cukai diantara Kerumunan Siswa, sampai pertunjukan Anjing Pelacak (K9). Hal ini dilakukan untuk mengedukasi sekaligus mengenalkan siswa peran Bea dan Cukai dalam mencegah masuknya Narkoba Ke Indonesia. Peserta tampak antusias, dinilai dari banyaknya tanggapan peserta. Salah satu Peserta, Desi mengatakan bahwa ia merasa terinspirasi sekali oleh Bea Cukai dan ingin menjadi bagiannya agar dapat ikut campur dalam proses pembasmian Narkoba khususnya di Sumatera Utara.

Acara ini diharapkan dapat menjadi tumpuan dasar bagi Generasi Muda untuk dapat menjauhi Narkoba sehingga dapat menggapai cita-citanya. Investasi Pengetahuan yang ditanamkan kepada mereka diharapkan dapat menimbulkan “Efek Domino” agar Lingkungan Sekitar dapat bersih dari pemakaian Narkoba.